IBU
Ibu yang mengandung kita selama 9 bulan bahkan mungkin lebih. Ibu yang yang mengorbankan hidupnya untuk merawat kita, membesarkan kita dengan penuh cinta dan kasih sayangnya.
Terkadang ibu tak lagi sempat merawat tubuhnya, memperhatikan pakaiannya hanya lantaran kita. Terkadang beliau terbangun di larut malam ketika mendengar suara tangisan kita.
Dia yang dengan sabar menjaga kita, memeluk kita disaat kita sakit. Disaat susahpun ibu masih memberikan kasih dan cintanya kepada. Disaat kita mendapatkan tantangan dalam menjalani hidup, ibu masih setia. Bahkan ketika pun telah berumah tangga, ketika kita mengalami problem dalam mengarungi rumah tangga, kita masih datang mengadu dan menangis dipelukannnya.
Namun ketika, ( mungkin tidak semuanya )seorang anak telah memiliki segalanya. Terkadang lupa bahwa dia lahir dari seorang ibu yang penuh kasih sayang, segala pengorbanan menghabiskan waktu untuk membesarkannya.
Ibu, seakan menjadi kenangan lama, terperangkap diantara harta dan jabatan serta wanita. Terkadang anak melupakan ibunya. Bahkan lebih parahnya lagi ada seorang anak tega menyeretnya ke meja hijau hanya lantaran harta. Lalu kemana hilangnya kasih sayang seorang anak terhadap ibu,baktinya seperti yang diinginkan seorang ibu...?
Sungguh inilah hidup. Belum,lagi ada anak yang menjadikan ibunya pembantu dirumah sendiri.Secara langsung maupun tidak.
Anak telah menganggap dirinya lebih berkuasa dari hidup ibunya, karena memberikan tempat tinggal dirumahnya. Hingga semuanya memperlakukan ibunya bak seorang pembantunya.
Sungguh malang nasib seorang ibu yang seperti ini. Mendapatkan anak yang matanya telah dibutakan oleh harta, jabatan dan wanita.
Inilah 3 hal yang terkadang membuat seorang anak melupakan ibunya. bahwa seluruh pengirbanan yang telah diberikan oleh ibu, walaupun dibayar dengan seluruh harta yang dimiliknya tidak akan mampu membayar utang kasih sayang terhadap ibunya.
Semogalah kita tidk menjadi orang - orang seperti diatas. Semoga kita menjadi orang - orang selalu mengingat bahwa setiap tetes air susu ibu yang kita minum tak akan mampu kita bayar dengan apa yang kita miliki.
Mari kita sedikit mengabdosi lirik lagi Iwan Fals tentang ibu :
" RIBUAN KILO JALAN YANG KAU TEMPUH, HADAPI RINTANGAN.......
SEPERTI UDARAA KASIH YANG ENGKAU BERIKAN......
TAK MAMPU KUMEMBALAS......IBU. " (Redaksi)
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Hidup adalah perjalanan menuju kematian. Dimana kematian pasti akan datang pada setiap makhluk yang bernyawa diatas bumi ini. Karena begitul...
-
Syair cinta tertulis indah pada dinding hati, tertulis dengan tinta kesetiaan, berjanji akan selalu memberikan kebahagiaan menjaga keutuha...

